HOT LINE SERVICE phone : 0815 424 717 58

Peralatan Digunakan & Automotif

ATM

Auto Parts Daur Ulang / onderdil seken

Boiler / Pemanas

Mesin Pembersih

Kompresor

Converter

Debeader

Pelek

Electromechanics

Electromotor

Mesin ekstrusi

Grinding Mill

Injection Moulding

Lokomotif

Mesin Bubut

Matabor

Tungsten carbait

Old peralatan listrik

Mesin Percetakan

Memompa (alat memompa)

Pons (pelubang)

Pendinginan Mesin

Shredders (penghancur mesin )

TPU

Motor Bekas ( Disel mesin set )

Kendaraan yang digunakan

Daur Ulang Automative lainnya

Peralatan Kantor Bekas ETALASE

Hidrolis

Penumatik

Mesin las

Blander

Peralatan pertukangan

Treker

Tengki

Traktor

Molen

Bor tanah ( mesin bor tanah )

Alat angkut

Granulator

Old mobil

Generator

Genset

Dan lain lain

 

Tekstil & Kulit Daur Ulang

Acrilic / Acrylic

Serat aramid / Aramid Fiber

Karpet / carpet

kain dr wol halus

Kain / Rag / Wiper

Linters kapas

Denim / Jeanet

Serat  / nanas dll

Abu-abu Kain ( kain perca )

Karung goni

Kain rajutan

Kulit ( sintetis / bukan )

Nonwoven

Nylon & Nylon Fiber

PET

PC

Polyester Staple Fiber

Sutra

Pakaian Bekas

Limbah Kapas Produk

Boneka

Benang

Dan lain lain

 

 

BAN  & Rubber Daur Ulang

Air Bag

TPR

TPE

BNR ( Buna - N Karet )

Kabel / Kawat (kulit kabel ) PVC  atau yang lain

Karet pasir

Regenesis Lem

karet bubuk

Karet Proses Minyak

Shreddeed Karet

Sayatan ban

Ban bekas

Kawat hill

Dan lain lain

 

 “ Kertas Daur Ulang

Art Paper

Art Printing Paper

Karton

Boks ( kardus bekas )

Dewan bergelombang

Tatakan kertas ( palet kertas )

Kertas Kraft

label Kertas

Mill Ujung

Koran

Arsip

Majalah

Kantor kertas

kertas perkamen

gembos

bubur kertas

Tissu kertas

Kertas putih

Kertas pemilu

Buku tulis

Kertas pembungkus

Marga

Kertas percetakan

Dan lain lain

 

Electronic & Computer Recycling

Batteries / batu batre

Capacitor

CD-R

Circuit Board

Color TV

Computer Parts

Data Plotters

Electric Wire

Electronic Element

Fax Machine

Laptop

Mainboard

Monitor

Motor / dinamo bekas

AC

Lemari es

MOVP

Notebook

HP ( Hend phone )

Phones

Power

Printer

Speakers

Transformer

Used Computer

Washing Machine

SIM CARD

Cell Phones (Without Batteries)

Card Otomatik

Memory

PCB

Lapisan Emas

Dan lain lain

 

Glass / Fiberglass & Wood Recycling

Bottle Glass Scrap

Fiber Glass

Float Glass

Glass Cullet

Plexi Glass

Wood Scrap

Lampu

Neon

Dan lain lain

 

Metal Recycling

Bare Bright Brass

Antimony

Aluminium

Alloy

Bi-polar Plate

Barium

Beryllium

Chemical Liquid

Cobalt

Copper/Brass

Cr

Electrical Wire

HMS,Used Rails

Iron-ore

Magnesium

Magnets

Molybdenum

Nickel

Noble Metal

Non-Ferrous Metal

Platinum

plumbum

Rhenium

Rhodium

Silicon

Spent Catalysts

Stainless Steel

Steel&Iron Scrap

Tin

Titanium

Tungsten

Yellow Brass

Zinc

Zirconium

Dan lain lain

 

Plastic Recycling

ABS

All

BOPP

CAB

EPDM

EPS

EVA

HDPE

HIPS

IR

LCP

LDPE

LLDPE

LNP

Nylon(PA)

PAP

PC (polycarbonate)

PE

PEN

PET

PI (Polyimide)

PMMA

Polyurethane Foam

POM

PP

PPE

PPO

PPS

PS

PSU

PTFE

PU

PVB

PVC

SPS

TPU

Waste CD/CDR/DVD

X- Ray Film

 

Interior Eksterior Digunakan

Meja

Kursi

Etalase

Tempat tidur

Hiasan pernak pernik

Jam Dinding

Meja lobi

Hiasan Lampu

Lukisan

Dan lain lain

 

PELAYANAN TERBAIK DAN KERJASAMA YANG BERKELANJUTAN ADALAH TARGET KAMI

HARGA DAN TIMBANGAN PAS, ANDA PASTI PUAS

Pilih bagian yang anda suka !

 


ALMUNIUM Besi kolom MONITOR RUSAKPCB HP composit al panci meja kursi dll BESI SCRAP carbide drill Kardus Bekas Mesin ketik. KOMPUTER RUSAK Beli generator .

Sabtu, 04 Mei 2013

Peleburan Aluminium Foil Eks Kemasan Obat dan Minuman Instan




Peleburan Aluminium bekas sampah bungkus minuman instan yang mengandung aluminium foil (lapisan tipis dibagian dalam bungkus) dilakukan untuk mendapatkan kembali logam Aluminium yang bernilai jual. Aluminium merupakan bahan logam yang banyak digunakan dalam berbagai keperluan seperti untuk melapisi badan pesawat terbang, untuk perabot rumah tangga, untuk kaleng minuman karena mampu memberikan kekuatan mekanik yang baik, tahan korosi, serta memiliki mampu-cor yang baik.
Teknologi proses peleburan dapat dilakukan dengan cara konvensional yaitu dengan teknologi sederhana namun efektif dalam memperoleh aluminium batangan.
Bahan-bahan yang diperlukan pada proses daur ulang ini meliputi bahan utama dan bahan pendukung. Bahan utama adalah bahan baku yang terdiri dari sampah bungkus minuman instan atau bungkus obat yang mengandung aluminium foil dan jika ada ditambah anfalan (barang rongsokan) seperti kaleng minuman, potongan plat atau pipa aluminium.
Bahan pendukungnya berupa greyhon, dibutuhkan pada saat menyalakan api.
Adapun alat peleburan terdiri sebuah tungku peleburan berupa drum yang bagian dalamnya dilapis bata tahan api, besi pengaduk untuk meratakan nyala api, centong untuk menuangkan cairan aluminium, dan cetakan terbuat dari baja untuk membekukan cairan aluminium.
Tungku termasuk semua peralatan yang masih terbelakang ini sengaja diciptakan untuk menghemat biaya produksi. Tungku yang dipakai berjumlah 9 buah ini kalau dioperasikan secara maksimal akan menghasilkan 10 batang alumunium atau kalau bahan bakunya cukup baik akan menghasilkan ±1 kwintal logam aluminium perhari.
Pada proses peleburan, mula-mula sampah kemasan aluminium foil dimasukkan secara bertahap yaitu kira-kira 50% dari kapasitas tungku. Selanjutnya masukkan greyhon (bahan bakar) yang dibungkus dengan grenjeng (kertas timah rokok) dan dinyalakan apinya. Ketika api mulai menyala greyhon terus ditambahkan hingga api membesar.
Setelah itu semua bahan utama dan anfalan (barang rongsokan) aluminium dimasukkan sampai tungku penuh. Bungkus aluminium foil terus diaduk dan ditekan untuk membantu mempercepat pencairan.
Apabila telah terjadi pencairan logam aluminium kemudian kotoran yang mengapung dalam bentuk terak dibuang memakai centong. Penuangan logam cair Aluminium ke cetakan baja juga dilakukan menggunakan centong. Pembekuan logam cair dengan udara terbuka sampai menjadi dingin dan aman dipegang berlangsung selama 10-12 jam. Setelah beberapa saat logam cair membeku (disebut coran) yang selanjutnya dikeluarkan dari dalam cetakan. Coran tersebut kemudian dipreparasi untuk dianalisa mikrostrukturnya menggunakan alat mikroskop optik atau diuji kekerasannya menggunakan alat micro hardness tester.
Mutu hasil proses peleburan logam aluminium dapat diketahui dengan cara menganalisa mikrostrukturnya yaitu melalui teknik metalografi atau mikroskopi. Keadaan mikrostruktur, dalam hal ini grain size (ukuran butir) sangat berpengaruh terhadap sifat mekanis logam. Pengerjaan metalografi terhadap coran logam akan menampilkan mikrostruktur yang membantu interpretasi kualitatif maupun kuantitatif.
Tahapan pekerjaan yang dilakukan untuk menganalisa mikrostruktur coran logam seperti paduan Aluminium meliputi Sampling-cutting sectioning (pencuplikan), coarse grinding (pengasahan kasar), mounting (penanaman), fine grinding (pengasahan halus), rough polishing (pemolesan kasar), pemolesan akhir, selanjutnya coran Aluminium dietsa dengan reagen dari campuran beberapa bahan kimia antara lain: 10 mL HCl + 30 mL HN03 + 5 gr FeCl3 + 20 ml H2O.
Beberapa metode pengetsaan yang umum dilakukan antara lain adalah metode optik, elektrokimia (kimia), dan fisika. Etching dengan metode kimia kiranya yang paling praktis dan dilakukan dalam percobaan ini. Dalam teknik etching larutan pengetsa bereaksi dengan permukaan cuplikan tanpa menggunakan arus listrik. Peristiwa etching metode ini berlangsung oleh adanya pelarutan selektif sesuai dengan karakteristik elektrokimia yang dimiliki oleh masing-masing area permukaan bahan. Selama pengetsaan, ion-ion positif dari logam meninggalkan permukaan bahan uji lalu berdifusi kedalam elektrolit ekivalen dengan sejumlah elektron yang terdapat dalam bahan tersebut. Dalam proses etching secara langsung, apabila ion metal tersebut meninggalkan permukaan bahan lalu bereaksi dengan ion-ion non logam dalam elektrolit sehingga membentuk senyawa tak larut, maka lapisan presipitasi akan terbentuk menempel pada permukaan bahan dengan berbagai jenis ketebalan. Ketebalan lapisan ini sebagai fungsi dari komposisi dan orientasi struktur mikro yang lepas kedalam larutan. Lapisan ini dapat menampilkan interferensi corak warna disebabkan karena variasi ketebalan lapisan dan ditentukan oleh mikrostruktur logam yang ada dibawahnya.
Cuplikan yang merupakan potongan-potongan bagian dalam aluminium hasil tuang diamati dengan Optical Microscopy lalu dilakukan pemotretan. Pengamatan pada foto mikrostruktur, secara umum memperlihatkan adanya bentuk matrik induk yang bewarna terang dan partikel-partikel bewarna gelap yang mengarah kebatas butir. Jumlah partikel yang bewarna gelap pada benda hasil tuang umumnya tergantung pada kecepatan laju pendinginan. Semakin cepat laju pendinginan, maka kecepatan pertumbuhan butir akan lebih rendah dari pada kecepatan nukleasi, sehingga butir yang diha¬silkan menjadi halus sehingga kekerasan dan kekuatan tarik akan tinggi.
Berdasarkan pengalaman teknis metalografi maka untuk mendapatkan tampilan permukaan logam yang kontras khususnya batas antar butir, faktor yang menentukan pada prinsipnya adalah keterampilan teknisi dalam preparasi sampel mulai dari Pencuplikan sampai Pemolesan. Selanjutnya, pada saat pengetsaan maka faktor yang menentukan keberhasilan adalah pengetahuan dalam memilih formula etsa berikut metodenya yang tepat. Faktor lain yang juga cukup penting adalah kemampuan dalam mengaplikasikan mikroskop terutama teknik pengaturan cahaya serta fokus gambar batas antar butir logam. [Gway].
Note :
Bidang Pengembangan Teknologi IKAUT Pusat juga melayani konsultasi usaha :
1. Pengujian material (logam dan non logam)
2. Daur ulang limbah plastik beraluminum foil,
3. Pembuatan starter pupuk organik cair
4. Pelatihan Karya Ilmiah Remaja
Hubungi kami di Email : ikaut.alumni.ut@gmail.com
Informasi kerjasama, konsultasi uji material dll dapat juga menghubungi face book : kusuka iptek.
BARANG BEKAS ROSOK TAKTERPAKI JUAL BELI AREA INDONESIA RECYCLING HARGA PENGIRIMAN LIMBAH PENANGANAN BUDAYA DAERAH WILAYAH